Wisata semarang baru desa kandri
Source : explorewisata.com

10 Spot Selfie + Harga Tiket dan Rute Lokasi Desa Wisata Kandri Semarang

Posted on

BosniaTravel.net – Setiap kota memiliki daya tarik masing-masing. Jika Anda berkunjung ke Semarang, maka tidak hanya Lawang Sewu yang menjadi daya tarik kota ini. Saat ini di Semarang mulai dibangun banyak tempat wisata yang tentunya memiliki kekhasan yang menjadikan kota ini semakin menarik. Salah satu wisata di kota Lumpia ini yakni Desa Wisata Kandri. Selain sudah mulai dikenal, harga tiket masuk dan rute lokasi Desa Wisata Kandri Semarang ini cukup mudah, bahkan sudah menyebar di media sosial.

Desa Wisata Kandri Semarang ini merupakan wisata alam yang bisa dinikmati bersama keluarga, teman, sahabat, maupun komunitas. Anda bisa menghabiskan waktu di tempat ini dengan mencoba wahana barunya maupun sekadar berfoto dan menikmati pemandangan alam di sekitar kawasan wisata. Berikut informasi lengkap tentang Desa Wisata Kandri.

Spot selfie desa wisata kandri semarang
Source : suaramerdeka.com

Pesona Keindahan Desa Wisata Kandri Semarang

Salah satu hal yang menjadi keindahan Desa Wisata Kandri Semarang ini yakni ada spot foto salju, awan, dan bunga sakura yang ada di Dusun Talun Kacang, Kandri. Semua spot foto tersebut sangat instagramable sehingga banyak pengunjung rela mengantre untuk mendapatkan giliran berfoto.

Spot foto yang menarik seperti ini memang penting diperbanyak sebagai upaya menarik wisatawan dan terkait dengan topografinya yang unik. Sebab, menurut survei yang dilakukan oleh sebuah startup yang bergerak di bidang pariwisata, disebutkan bahwa 2/3 wisatawan tertarik datang ke sebuah tempat karena tempatnya instagrammable. Dari situlah, tentunya para start up wisata juga harus menyesuaikan dengan gaya hidup yang dilakukan masyarakat saat ini.

Tempat wisata ini berada satu kawasan dengan destinasi wisata Goa Kreo. Dengan alasan desa ini selalu melestarikan keindahan dan keaslian budaya, maka Desa Kandri dinobatkan menjadi desa wisata. Penduduk di sana bekerja sebagai petani dan sebagian lagi sebagai pengrajin batik dan budidaya belut.

Hampir setiap tahun Desa Kandri memiliki acara sebagai upaya melestarikan budaya yang ada. Misalnya dengan mementaskan kesenian wayang kulit, wayang suket, ketoprak, jathilan, dan kesenian lesung. Selain itu, ada juga Kirab Sesaji Rewanda yang menjadi daya tarik wisatawan. Meski saat kamu berkunjung tidak ada pementasan, kamu tetap bisa belajar kesenian budaya Desa Kandri dengan mengunjungi RW III.

Harga tiket masuk desa wisata kandri semarang
Source : pintuwisata.com

Fasilitas Desa Wisata Kandri Semarang

Tempat wisata ini memang belum begitu lama dibangun, tapi untuk fasilitas mulai dikembangkan. Di tempat ini sudah disediakan deck untuk berfoto dengan latar belakang Waduk Jatibarang. Selain itu, tempat wisata ini menyediakan outbond yang menyenangkan. Tidak ketinggalan curug kecil yang airnya sangat jernih akan menemani perjalanan Anda.

Desa Wisata Kandri memiliki luas 245,490 ha. Yang terbagi menjadi 4 RW dan total ada 26 jumlah RT. Dari keempat RW tersebut mempunyai ciri khasnya masing-masing. Di RW I, ada wisata edukasi yang akan dijadikan sebagai kampung Inggris dan pendidikan alam. Di RW II sebagai arena perkebunan yang dilengkapi dengan aneka buah, serta bisa dijadikan sebagai tempat untuk outbond.

Kemudian, di RW III sebagai kawasan budaya, sebelumnya untuk pementasan kesenian berupa wayang kulit, wayang suket, ketoprak, jathilan, dan kesenian lesung. Terakhir, di RW IV yang banyak dihuni warung makanan khas berpotensi sebagai wisata kuliner, dengan aneka makanan yang sering dijual meliputi kripik kulit pisang dan nasi kera.

Desa wisata kandri semarang
Source : phinemo.com

Desa Wisata Kandri memiliki obyek wisata yaitu ada Goa Kreo dan juga Waduk Jatibarang. Dari kedua objek wisata tersebut, Goa Kreo merupakan objek wisata yang konon masih berkaitan erat dengan cerita sejarah proses pembangunan Masjid Demak oleh Sunan Kalijaga. Sedangkan Waduk Jatibarang sendiri yaitu waduk buatan yang sengaja dibentuk untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di Desa Kandri tersebut.

Seni Budaya tradisional juga termasuk ke dalam satu atraksi wisata yang diunggulkan di Desa Kandri. Aktivitas memamerkan budaya tradisional ini juga menjadi perhatian bagi pemerintah setempat dengan terus melakukan pembinaan secara rutin untuk menggali kekayaan lokal yang bisa ditampilkan dalam sebuah acara pagelaran budaya ataupun bagi pengunjung wisata di Desa Kandri.

Lokasi desa wisata kandri semarang
Source : travel.kompas.com

Lokasi dan Rute Wisata Kandri Semarang

Lokasi Desa Wisata Kandri ini tidak jauh dari Goa Kreo Semarang. Kampung ini dilewati pengunjung saat pergi ke Goa Kreo sehingga pengelola mempunyai gagasan membuat desa ini menjadi desa wisata. Spot foto yang disediakan wisata Desa Kandri ini berada di belakang rumah warga dengan latar belakang waduk Jatibarang.

Akses menuju Desa Wisata Kandri cukup mudah. Anda hanya perlu menuju ke arah kawasan wisata Goa Kreo, Gunung Pati. Tak perlu takut salah arah, karena di sepanjang jalan terdapat papan petunjuk arah yang terpampang dengan jelas.

Outbound desa wisata kandri
Source : kulinerwisata.com

Harga Tiket dan Jam Operasional Wisata Kandri Semarang

Harga tiket masuk Wisata Kandri ini sangat terjangkau. Anda hanya perlu membayar Rp5.000,- saja di setiap spot foto. Sedangkan untuk masuk tidak dikenakan biaya. Sehingga datang ke tempat ini menjadi alternatif wisata hemat Anda.

Sementera untuk jam buka Desa Wisata Kandri Semarang ini mulai pukul 08.00 – 17.00 wib. Tempat wisata ini buka dri Senin hingga Minggu. Hanya saja, saat liburan tempat ini akan penuh sesak. Sehingga Anda sebaiknya pergi ke sini saat weekday. Selain lebih leluasa berfoto, Anda bisa menikmati pemandangan dengan sepuasnya.

Desa Wisata Kandri Semarang meski bukan termasuk wisata yang sangat fenomenal, Anda akan mendapatkan pengalaman lain yang berbeda dengan wisata ke mall atau ke taman biasa. Sebaiknya pergi ke Kandri dengan beramai-ramai sehingga perjalanan semakin menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *